Ini sebuah buku perenungan, refleksi perjalanan perkawinan selama 20 tahun milik Dian Syarief dan Eko Pratomo. Pasangan yang saya kenal sejak bertahun lalu, ketika Dian bekerja di sebuah bank dan saya aktif sebagai jurnalis.
Buku yang manis, ditulis dengan 'lugas', apa adanya, tanpa bunga-bunga, sehingga terasa 'asli'
Kehidupan Dian memang tidak mudah. Dengan lupus yang 'menemaninya', tentu banyak upaya yang harus dilakukannya. Namun semangatnya tak pernah padam. Bahkan membuahkan sesuatu yang dahsyat. Yang bernama Syamsi Dhuha Foundation. (Tapi bukan berarti kalau Dian tidak sakit tidak melakukan apa-apa).
Dari buku mungil ini cukup tercakup perjuangan hidupnya yang penuh warna, mungkin air mata, tapi juga taqwa dan keikhlasan --ini yang mendominasi buku ini. Tentang sakit hanya muncul di judul 'Pita Suara & Kista', selebihnya berisi kekuatan jiwa dalam menjalani kehidupan. Ada yang sangat menyentuh: 'Jalan Mendaki', "Kuatkan', 'Uban', 'Laron', 'Lorong Waktu'. 'Takut', dll.
Kesan kehidupan perkawinan Dian selama 20 tahun diungkapkannya dalam judul2: 'Refleksi 20 Tahun Pernikahan', '20 Tahun Pernikahan', 'Pernikahan', 'Unconditional Love'.
Dengan yayasan lupusnya, Dian banyak berbuat dan berbagi bagi orang2 yang kurang beruntung.
Itulah Dian, sosok tegar yang memancarkan 'spiritnya' pada lingkungan sekitarnya. Alangkah indahnya bumi ini jika dipenuhi dengan wanita-wanita seperti Dian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar