Cukup banyak serial teve Korea yang menarik. Selain Winter Sonata, Dae Jang Geum, Boys Before Flower (BBF), Coffee Prince, ada yang agak baru: He is Beautiful.
Mirip dengan Coffee Prince, tokoh utama serial ini seorang gadis yang menyamar jadi laki-laki.
Kekuatan serial ini adalah pada drama komedinya. Semua unsur digarap rapi. Mulai dari casting, para pemeran utama dan pendamping sangat pas, bisa akting sesuai karakter yang diharapkan, dan konsisten.
Tokoh utama yang diperankan oleh bintang cewek Park Sin-hye (menjadi Go Mi-nam/ Go Mi-nyu), bisa memerankan cewek tomboy yang lugu. Menyamar sebagai cowok memang tidak jadi cowok2 amat. Masih terlihat sisi femininnya.Menangis kalau ada masalah, termasuk saat jatuh cinta.
Bintang utama cowok, Jang Geun-seok (menjadi Hwang Tae-kyung,leader dari grup band AN Jell) paling pas menjadi tokoh sinis yang pintar, perfeksionis, tapi menyimpan kasih sayang yang cukup besar, hanya saja dia tak tahu cara mengunggkapkannya. Karakternya cukup bisa diterima dari latar belakang masa kecilnya yang cukup lengkap. Sementara karakter Go Mi-nam tak didukung latar belakang yang lengkap.Jalan cerita yang runtut dan adegan-adegan menyentuh, semua itu pastinya berkat skenario yang baik, ditambah pengarahan ketat adegan dan akting dari sutradara.
Banyak adegan lucu yang membuat ngakak penonton, antara lain saat keempat anggota AN Jell nonton rekaman video lama, untuk menghibur Go Minam. Juga saat Jeremy (anggota AN Jell termuda) dipeluk dari belakang oleh Go Minam, karena mengira 'cowok' itu menyukainya. Adegan Go-Minam memorak-porandakan kamar Tekyung, dia pingsan karena kejatuhan patung kayu, dan teman-temannya mengira ia dipukul oleh Tekyung. Masih banyak lagi.
Banyak adegan romantis dan menyentuh, antara lain ketika Go Mi-nam menangis, dipeluk oleh Te Kyung, sambil ditonton oleh teman-teman mereka yang bingung.
Saat Tekyung menyanyikan lagu pilihan Minam dengan piano, juga saat Minam sakit, Tekyung mewaratnya (mengompres dengan es).
Ini cerita tentang anak-anak muda, dengan menampilkan grup band idola yang diciptakan khusus untuk cerita, AN Jell. Para bintang bukan pemain band, tapi penampilan mereka di panggung konser sangat meyakinkan. Didukung oleh lagu-lagu menarik (lagu-lagu serial Korea sebenarnya semua mirip) dengan lirik yang sesuai dengan jalannya cerita (atau perasaan tokoh utamanya), ditambah setting tempat dan properti yang wah (rumah, kamar, mobil, baju) tak mengherankan jika serial ini disukai penonton muda, atau bahkan ibu-ibu penyuka sinetron. Selain juga karena tokoh-tokohnya enak dilihat. Padahal sebenarnya ceritanya sangat ringan, tak masuk akal, dan ada bagian-bagian yang mirip dengan cerita BBF atau Meteor Garden (versi Taiwan), yaitu adanya seorang tokoh cowok penyayang yang suka membantu tokoh utama cewek, tapi cintanya ditolak oleh si gadis.
Ya, serial teve memang harus menghibur. Serial ini sangat menghibur. Romantis, lembut, tak ada adegan berantem atau kata-kata kasar, apalagi bentak-bentakan (seperti sinetron Indonesia).
Bisakah kita membuat serial (film) semacam itu? Tak perlu muluk-muluk, cukup cerita yang ringan, lembut, dan menampilkan keindahan, meskipun itu hanya cerita mimpi.
Yang penting BISA NGGAk SIH, BIKINNYA?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar